Biaya Lahiran Mahal, Artis Sampai Kesulitan Bayar!

Marshel Widianto

Komedian Marshel Widianto akhirnya terus terang mengenai kondisi keuangannya yang sedang tidak kondusif. Hal itu pun membuat Raffi Ahmad membiayai persalinan anak pertama Marshel dan Yansen Indiani (Cesen).

Menurut pemberitaan Insertlive, Marshel mengatakan bahwa persalinan anaknya berlangsung saat dirinya baru saja kehabisan uang karena melunasi rumahnya. Sementara itu, Marshel juga lagi sepi tawaran pekerjaan.

Untung saja, Raffi Ahmad muncul dan membantu Marshel dengan membayar biaya persalinan tersebut. Raff pun mengatakan bahwa hal itu dia lakukan sebagai bentuk hadiah untuk Marshel.

Seperti diketahui, melunasi utang memang penting tapi membiarkan diri kehilangan tabungan dalam jumlah besar bukanlah hal yang bijak dilakukan.

Agar Anda tidak mengalami hal seperti Marshel, lakukan lah beberapa hal di bawah ini.

Jangan biarkan dana darurat Anda habis

Dana darurat sejatinya adalah tabungan yang Anda persiapkan untuk mengantisipasi pengeluaran yang bersifat tak terduga, contohnya adalah pengeluaran yang berkaitan dengan persalinan.

Jumlah ideal dana darurat tentu dipatok dari besarnya pengeluaran dan risiko profesi Anda. Jika Anda adalah karyawan yang memiliki tanggungan maka setidaknya Anda memiliki tabungan dana darurat minimal setara enam kali pengeluaran bulanan.

Namun jika Anda memiliki profesi seperti Marshel yang penghasilannya tidak tetap, ada baiknya untuk menyediakan dana darurat setara satu tahun pengeluaran.

Jangan gunakan dana darurat untuk hal yang tidak mendesak, dan jika dana darurat terpakai, Anda harus mengembalikan jumlahnya ke jumlah ideal.

Buat antisipasi untuk hadapi biaya persalinan jauh-jauh hari

Apa jadinya jika Anda sudah menemukan rumah sakit bersalin dengan dokter pilihan yang baik, namun rumah sakit itu tidak menerima pasien BPJS Kesehatan, dan Anda pun tidak memiliki asuransi kesehatan yang menanggung biaya persalinan?

Tentu saja Anda harus membayar biaya persalinan dengan uang pribadi.

Tidak ada salahnya untuk mengumpulkan uang jauh-jauh hari untuk mengantisipasi hal ini. Bisa jadi satu tahun sebelumnya, atau di saat Anda memutuskan untuk menjalani program hamil.

Anggap saja, Anda baru saja menikah dan Anda berniat merencanakan punya momongan di tahun depan. Maka ada 12 bulan lamanya untuk mengumpulkan dana untuk biaya kelahiran buah hati Anda.

Langkah pertama yang Anda lakukan adalah survei biaya lahiran di rumah sakit yang Anda tuju. Sebut saja rumah sakit A menawarkan paket biaya persalinan di kamar VIP senilai Rp 30 juta, dan Anda tertarik dengan penawaran ini.

Maka itu artinya, Anda punya waktu 12 bulan lamanya untuk mengumpulkan uang Rp 30 juta.

Untuk mempercepat proses pengumpulan dana ini, Anda bisa memilih reksa dana pasar uang sebagai instrumen keuangan untuk menabung biaya persalinan. Anggap saja reksa dana pasar uang yang Anda beli bisa menghasilkan keuntungan konstan 4% pertahun, maka dengan modal Rp 2,4 jutaan per bulan Anda bisa mendapatkan uang Rp 30 juta dalam setahun, bahkan lebih.

Berikut adalah simulasinya.

Investasi Reksa Dana Pasar Uang untuk Biaya Lahiran

Kenapa ke reksa dana pasar uang?

Semakin pendek jangka waktu investasi, makin disarankan bagi Anda untuk memilih instrumen yang likuid dan rendah volatiltas.

Alasan memilih reksa dana pasar uang adalah karena isi portofolio reksa dana ini 100% adalah instrumen pasar uang seperti deposito berjangka, maupun surat utang jangka pendek yang jatuh temponya tidak lebih dari satu tahun.

Hal itu membuat fluktuasi reksa dana pasar uang menjadi rendah, dan membuat reksa dana ini menjadi reksa dana yang paling minim risiko.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*