Kendaraan Pribadi Masih Dominan saat Mudik, Ini Sebabnya

Suasana kemacetan arus balik mudik lebaran di ruas jalan tol Ungaran, Jawa Tengah ke arah Jakarta pada, Kamis (5/5/2022). (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Penggunaan kendaraan pribadi masih dominan saat mudik Lebaran tahun ini, terutama di daerah. Hal ini disebabkan pilihan transportasi yang buruk terutama di daerah.

Berdasarkan hasil survei Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kementerian Perhubungan diprediksi pergerakan masyarakat mencapai 123,8 juta orang. Dengan dominasi pemilihan transportasi darat yaitu mobil pribadi 22,07%, (27,32 juta orang), sepeda motor 20,3% (25,13 juta orang), bus 18,39% (22,77 juta orang), kereta api antar kota 11,69% (14,47 juta orang), dan mobil sewa 7,7% (9,53 juta orang).

“Tetap pribadi itu tinggi apalagi di daerah, karena transportasi publiknya buruk sehingga harus membenahi perbaikan public transport hingga ke daerah perkotaan,” kata Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno, kepada CNBC Indonesia, Selasa (7/3/2022).

Adapun menurutnya alasan masyarakat masih banyak yang menggunakan transportasi pribadi karena lebih lincah dan fleksibel. Bukan disebabkan harga tiket transportasi umum yang semakin mahal.

“Bukan sih memang setahun sekali tiket-tiket pasti mahal, cuma yang penting kan gak melanggar batas atas,” kata Djoko.

Menjelang hari Lebaran biasanya harga tiket transportasi umum seperti pesawat dan kereta api cenderung naik mendekati tarif batas atas. Seperti harga tiket pesawat pada tanggal 21 April 2023 rute Jakarta – Yogyakarta via Yogyakarta International Airport mencapai Rp 800 ribu – 1 jutaan dari bulan sebelumnya Rp 400 ribu – 600 ribuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*