Rupiah Baru Muncul, Lebih Canggih & Bikin Pangling!

Pengunjung melihat Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022 (Uang TE 2022) dalam acara Festival Rupiah Berdaulat Bank Indonesia (FERBI) 2022 di Jakarta, Jumat (19/8/2022). (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Pada tahun 2022, masyarakat Indonesia dikenalkan dengan 7 uang kertas baru yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI) dan pemerintah. Uang tersebut adalah Rupiah kertas Tahun Emisi (TE) 2022 yang dikeluarkan pada Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-77 RI tanggal 17 Agustus 2022.

Uang TE 2022 terdiri atas pecahan uang Rupiah kertas Rp 100.000, Rp 50.000, Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2000, dan Rp 1000.

Berdasarkan keterangan BI, penerbitan Uang TE 2022 tidak memberikan dampak pencabutan dan/atau penarikan Uang Rupiah yang telah dikeluarkan sebelumnya. Seluruh Uang Rupiah kertas maupun logam yang telah dikeluarkan sebelumnya dinyatakan masih tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran oleh BI.

Lebih lanjut, BI menyatakan pengeluaran dan pengedaran Uang TE 2022 merupakan salah satu pelaksanaan amanat Undang-Undang (UU) Mata Uang sebagai bagian dari perencanaan pemenuhan kebutuhan uang masyarakat tahun 2022 dengan tetap menerapkan tata kelola yang baik sesuai Undang-Undang.

Apa yang Membedakan Uang Rupiah Baru dan Lama?

Uang TE 2022 hadir dengan tampilan baru, namun tampilannya tetap mempertahankan gambar utama pahlawan nasional pada bagian depan, serta tema kebudayaan Indonesia (gambar tarian, pemandangan alam, dan flora) pada bagian belakang sebagaimana Uang TE 2016.

Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Halim menjelaskan sejumlah perbedaan antara Uang Rupiah baru 2022 dan 2016. Mulai dari desain, teknologi keamanan, hingga masa edar yang jauh lebih lama dibandingkan uang lama.

Simak Perbedaan Paling Mencolok Uang Rupiah Baru Dengan yang Lama:

1. Desain

Uang kertas baru kali ini didesain dengan meningkatkan kontras warna yang sebelumnya monokrom kini lebih tajam colorful atau dengan warna yang lebih mencolok. Mengingat sebelumnya uang pecahan Rp 2.000 sulit dibedakan dengan pecahan Rp 20.000 sehingga di Rupiah baru ini BI memastikan bahwa dua Uang Rupiah tersebut dapat terlihat jelas perbedaannya.

Namun demikian, BI tidak mengubah warna dasar dari masing-masing pecahan tersebut. Terlebih, masyarakat sudah mengenali warna-warna uang pecahan itu sebagai identitas. Sementara itu, detail gambar di belakang uang juga dipertajam, mulai dari bunga, gambar penari, hingga gambar tempat wisata yang hanya bisa dilihat dengan sinar ultraviolet.

2. Benang Pengaman

Penempatan benang pengaman pada uang versi 2022 juga diubah. Pada keluaran sebelumnya, posisi benang pengaman berbeda-beda. Sedangkan uang baru 2022 diselaraskan untuk diletakkan di sisi kiri.

BI juga menerima usulan masyarakat tunanetra yang tidak cukup mengenali nominal uang kertas dengan kode tuna netra atau Blind Code.

Mereka mengaku lebih mudah membedakan nominal uang dengan ukuran uangnya. Oleh karena itu, Rupiah tahun emisi dibuat lebih kecil dibandingkan versi sebelumnya. Rupiah versi 2022 selisih ukurannya mencapai 5 mm, sementara uang lama hanya 2 mm. Uang yang baru saat ini semakin kecil nominalnya akan semakin kecil juga ukurannya.

3. Teknologi Mutakhir

Perbedaan berikutnya adalah pada teknologi anti dipalsukan. Uang baru 2022 dilengkapi benang pengaman baru yang bernama microlenses. Benang pengaman itu diklaim merupakan teknologi paling tinggi, baru dan terbaik yang pernah dipakai pada uang pecahan Rp 75.000.

4. Keamanan Ultra Violet

Selain itu, ada juga peningkatan pengamanan ultra violet. Saat ini pengamanan ultraviolet ditambah di sejumlah sisi. Contohnya pada uang Rp 100.000, gambar kepulauan Indonesia akan tampak menyala.

Teknologi selanjutnya adalah cetak warna yang bisa bergerak-gerak pada sejumlah gambar dalam uang rupiah kertas 2022. Nama teknologi yang digunakan adalah Optically Variable Magnetic (OVMI).

Teknologi itu juga menggunakan Color Shifting Ink. Jika masyarakat ingin melihat keaslian uang dapat melihat color shifting. Jika tidak bergerak, maka itu bukanlah uang asli.

5. Masa Edar Tahan Lama

Uang baru 2022 juga didesain dengan bahan yang lebih kuat dan diklaim anti lusuh. Hal itu bertujuan agar lebih lama masa edarnya. Penguatan pada bahan Rp 1.000, Rp 2.000 dan Rp 5.000 sekarang sama seperti bahan dari uang pecahan Rp 100.000.

Jika uang Rp 1.000, Rp 2.000 dan Rp 5.000 edisi lama memiliki berat 80 gram speedometer, sementara uang baru 2022 beratnya menjadi 90 gram. Kemudian, untuk meningkatkan daya edarnya, Bank Indonesia juga menggunakan teknologi yang dinamakan coating atau varnish.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*