Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Kepulauan

Ilustrasi – Sepeda motor melintas saat gelombang tinggi menerpa badan jalan pantai di kawasan pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue, Banda Aceh, Aceh, Senin (3/8/2020). ANTARA FOTO/Ampelsa/hp.

MANADO — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di perairan kepulauan. Peringatan ini berlaku hingga 4 Februari 2024.

Menurut Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Maritim Bitung, Ricky D Aror, dikutip dari Antara, pola angin dominan dari utara-timur dengan kecepatan antara enam hingga 25 knot.

Potensi kecepatan angin tertinggi diperkirakan di sebelah utara perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe hingga Laut Sulawesi bagian timur, yang dapat meningkatkan tinggi gelombang di wilayah tersebut dan sekitarnya.

Tinggi gelombang diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter di Laut Sulawesi bagian timur dan tengah, perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe, perairan Kabupaten Kepulauan Talaud, perairan timur Kabupaten Kepulauan Sitaro, perairan Bitung-Likupang, perairan selatan Sulut, serta Laut Maluku.

Warga diminta waspada terhadap risiko keselamatan pelayaran, khususnya perahu nelayan dengan memperhatikan kecepatan angin di atas 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Kapal tongkang perlu memperhatikan kecepatan angin di atas 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter.

Kapal feri disarankan mewaspadai kecepatan angin di atas 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter, sedangkan kapal besar seperti kapal kargo atau pesiar perlu memperhatikan kecepatan angin di atas 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 meter. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*